Badko INSPIRA Jakarta Nilai Pramono-Rano Karno Berhasil Ubah Iklim Komunikasi Pemerintah Lebih Humanis

JAKARTA – Badan Koordinasi (Badko) Inisiator Perjuangan Ide Rakyat (INSPIRA) DKI Jakarta memberikan catatan apresiasi atas genapnya satu tahun masa kepemimpinan Gubernur Pramono Anung dan Wakil Gubernur Rano Karno di Ibu Kota.

Ketua Umum Badko INSPIRA DKI Jakarta, Imam Maksum Amrullah, menyatakan bahwa gaya kepemimpinan “Jakarta dari Bawah” yang diusung pasangan ini telah membawa perubahan iklim komunikasi yang positif antara pemerintah dan warga.

“Kami melihat ada komitmen kuat dari Mas Pram dan Bang Doel untuk hadir di tengah rakyat. Mereka tidak hanya bekerja di balik meja, tapi aktif menjemput bola. Keputusan-keputusan yang diambil setahun ini kami nilai cukup responsif terhadap kebutuhan dasar warga, terutama dalam hal stabilitas harga pangan dan akses transportasi,” ujar Imam pada wartawan, Minggu (22/2/2026).

Pasangan Pramono Anung dan Rano Karno membawa napas baru yang bisa disebut sebagai “Kepemimpinan yang Membumi”. Mereka berhasil menurunkan ego sektoral dan lebih banyak mendengar. Jakarta bukan sekadar deretan gedung pencakar langit di Sudirman, tapi juga tentang harapan warga di pelosok Tanah Abang hingga Marunda.

Capaian satu tahun membangun Jakarta dari bawah, jika di ambil berdasarkan data Pemprov DKI Jakarta, dalam setahun terakhir ada pergeseran paradigma pembangunan yang lebih inklusif. Beberapa capaian yang patut kita apresiasi antara lain ialah revitalisasi balai warga dan ruang publik, penguatan transportasi terintegrasi (JakLingko), Jakarta sehat dan cerdas, serta stabilitas harga pangan.

Mengenai revitalisasi balai warga dan ruang publik misalnya, Pramono dan Rano Karno memberikan fokus terhadap di tingkat RW melalui program dana stimulan yang tepat sasaran. Tentu hal ini bukan sekedar perhatian sentuhan fisik, melainkan membangun kembali kohesi sosial yang sempat renggang.

Selanjutnya terkait penguatan transportasi terintegrasi (JakLingko), Pramono dan Rano Karno memperluas rute mikrotrans hingga ke pemukiman padat penduduk. Hal demikian agar memastikan mobilitas warga menengah ke bawah tetap murah dan efisien.

Pramono dan Rano Karno juga memberikan perhatian khusus mengenai program Jakarta Sehat dan Cerdas, dengan meningkatkan melalui pelayanan jemput bola untuk lansia serta percepatan pendistribusian KJP Plus yang lebih akurat melalui pembersihan data, memastikan layanan tersebut agar tepat sasaran kepada yang membutuhkan.

Juga menjaga stabilitas harga pangan, Pramono dan Rano Karno melalui program optimalisasi BUMD Pangan, menjadikan Jakarta relatif berhasil menjaga inflasi dan stok kebutuhan pokok tetap aman meski di tengah ketidakpastian ekonomi global.

Meski memberikan apresiasi, Imam Maksum juga menekankan bahwa Badko INSPIRA Jakarta akan tetap menjadi mitra strategis dan kritis pemerintah. Dirinya juga menyoroti isu lingkungan dan ketersediaan lapangan kerja bagi anak muda di Jakarta yang masih menjadi tantangan besar.

“Apresiasi ini bukan cek kosong. Kami tetap menuntut akselerasi pada janji kampanye yang belum tuntas, seperti penanganan polusi udara yang sistematis dan penyediaan hunian terjangkau bagi anak muda Jakarta. Setahun pertama adalah masa adaptasi dan penguatan fondasi, tahun kedua harus menjadi tahun eksekusi besar-besaran,” tegasnya.

Badko INSPIRA DKI Jakarta berkomitmen untuk terus mengawal kebijakan Pemprov DKI agar tetap berada pada relnya, yakni mewujudkan Jakarta yang lebih manusiawi, inklusif, dan berkelanjutan.

“Satu tahun ini adalah fondasi. Mas Pram dan Bang Doel sudah meletakkan bata pertama yang cukup kokoh. Tugas kita sekrang adalah memastikan bangunan itu berdiri tegak tanpa melupakan mereka yang ada di lantai paling bawah.” Ujar Imam.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *