Cemara Institute Nilai Aksi Kapolres Bogor Renovasi Rumah Warga Bukti Polisi yang Mengayomi dan Humanis

Bogor – Cemara Institute memberikan apresiasi kepada Kapolres Bogor, AKBP Wikha Ardilestanto atas peran aktifnya merenovasi 13 unit rumah warga yang masuk kategori rumah tidak layak huni (rutilahu) di Kabupaten Bogor. Program yang mulai dilaksanakan pada minggu pertama bulan suci Ramadhan 2026 ini dinilai sebagai wujud nyata aparat penegak hukum dalam mengayomi masyarakat sekaligus mendukung arahan Presiden RI Prabowo Subianto terkait penyediaan hunian layak.

Direktur Eksekutif Cemara Institute, Rizqi Fathul Hakim, menyatakan bahwa langkah strategis yang dilakukan Kapolres Bogor tersebut membuktikan aparat penegak hukum tidak hanya bertugas menegakkan aturan, tetapi juga memiliki sisi humanis dan kepedulian terhadap kondisi masyarakat. “Ini adalah contoh konkret bagaimana polisi hadir di tengah warga, tidak hanya dalam situasi kamtibmas, tetapi juga dalam persoalan sosial seperti kebutuhan akan tempat tinggal yang layak,” ujarnya dalam keterangan pers, Minggu (1/3/2026).

Renovasi terhadap 13 unit rumah tersebut menyasar sejumlah wilayah di Kabupaten Bogor, meliputi Kecamatan Cibinong, Kemang, Citeureup, Ciawi, dan daerah lainnya. Program ini merupakan tindak lanjut dari inovasi strategis yang digagas oleh Kapolda Jawa Barat untuk memperkuat Program ASRI (Aman, Sehat, Rapi, dan Indah) yang telah dicanangkan oleh Presiden Prabowo Subianto sebagai bagian dari upaya pemerintah meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Rizqi Fathul Hakim menambahkan bahwa kepedulian yang ditunjukkan oleh jajaran Polres Bogor patut menjadi contoh bagi instansi lainnya. “Kami melihat ada sinergi yang kuat antara visi pusat dan eksekusi di daerah. Kapolres Bogor beserta jajaran mampu menerjemahkan arahan Presiden ke dalam aksi nyata yang langsung menyentuh kebutuhan dasar warga,” tambahnya.

Pelaksanaan renovasi ditandai dengan peninjauan langsung oleh Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestanto ke sejumlah titik pada Sabtu (28/2/2026). Dalam kunjungannya, ia memastikan bahwa inovasi yang dirancang oleh Kapolda Jabar dalam pengentasan rumah tidak layak huni benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Bogor, terutama di tengah suasana Ramadhan yang penuh berkah.

“Program ini dirancang khusus oleh Bapak Kapolda untuk memperkuat visi besar Bapak Presiden Prabowo dalam menghadirkan hunian yang layak bagi rakyat. Kami di tingkat polres hanya menjalankan dengan sepenuh hati, memastikan bantuan ini tepat sasaran dan memberikan dampak jangka panjang,” jelas AKBP Wikha saat meninjau lokasi renovasi.

Ia menjelaskan, renovasi Rumah ASRI ini tidak hanya sekadar perbaikan fisik, melainkan mengedepankan standar hunian yang sehat, aman, dan memiliki tata ruang yang lebih asri. Menurutnya, Kapolda Jabar menekankan bahwa Polri harus menjadi garda terdepan dalam mendukung program nasional. “Melalui inovasi Rumah ASRI ini, kami menerjemahkan arahan beliau agar bantuan rumah ini tidak hanya layak secara bangunan, tetapi juga membawa keberkahan bagi penghuninya, apalagi di tengah suasana Ramadhan,” katanya.

Rizqi Fathul Hakim kembali menegaskan bahwa langkah Kapolres Bogor mencerminkan pendekatan kepolisian modern yang mengedepankan pelayanan publik. “Kami berharap program serupa dapat direplikasi di daerah lain. Ini membuktikan bahwa aparat penegak hukum bisa menjadi agen perubahan sosial yang membawa optimisme baru bagi masyarakat,” tuturnya.

Pihak Polres Bogor berkomitmen untuk terus memantau proses renovasi hingga selesai dan memastikan rumah-rumah tersebut layak huni sesuai standar yang ditetapkan. Dengan adanya program ini, diharapkan kualitas hidup warga penerima manfaat meningkat, sekaligus memperkuat hubungan harmonis antara kepolisian dan masyarakat di Kabupaten Bogor.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *