Bogor – Pengurus Besar Inisiator Perjuangan Ide Rakyat (PB INSPIRA) memberikan apresiasi kepada Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestanto atas penyelenggaraan puncak Bhayangkara Fest dalam rangka HUT Bhayangkara ke-80. Perayaan yang berlangsung meriah ini menghadirkan sejumlah terobosan humanis, mulai dari pelayanan paspor keliling hingga nonton bareng (nobar) Piala Dunia 2026 yang sukses menyedot antusiasme ribuan warga.
Ketua Umum PB INSPIRA, Rizqi Fathul Hakim menegaskan bahwa kemeriahan dan sambutan hangat masyarakat Bogor terhadap Bhayangkara Fest tidak lepas dari kepemimpinan AKBP Wikha. “Kegiatan Bhayangkara Fest yang diadakan oleh Polres Bogor disambut baik oleh masyarakat. Ini tidak terlepas dari figur AKBP Wikha Ardilestanto yang memiliki jiwa humanis dan selalu berpihak kepada kebutuhan warga,” ujarnya.
Puncak festival digelar di Halaman Mapolres Bogor, Jalan Tegar Beriman, Cibinong, pada Minggu pagi (28/6/2026). Sejak subuh, ribuan masyarakat tumpah ruah menikmati berbagai program baru yang dikemas secara masif, menandai penutupan rangkaian Hari Bhayangkara secara spektakuler. Gelaran ini sejalan dengan arahan Kapolri untuk terus mempererat hubungan Polri dengan seluruh lapisan rakyat.
Salah satu magnet utama adalah layanan “Pasporia” atau Pengurusan Paspor Minggu Ceria. Ini merupakan inovasi jemput bola hasil kolaborasi taktis Polres Bogor dengan Kantor Imigrasi Kelas I Bogor. Kehadiran gerai paspor keliling di hari libur langsung disambut dengan antusias, karena warga dapat mengurus dokumen perjalanan tanpa harus meninggalkan rutinitas kerja.
Kemeriahan bertambah dengan Zona Kuliner Gratis yang menyajikan ribuan porsi makanan khas lokal. Warga yang hadir di area Car Free Day dapat menikmati hidangan secara cuma-cuma setelah berkegiatan. Di sektor kebugaran, Poundfit Massal di panggung utama menghentakkan aspal Jalan Tegar Beriman; ribuan peserta kompak mengayunkan ripstix mengikuti irama musik penuh semangat.
Menjelang malam, suasana berubah menjadi ruang tengah raksasa. Agenda Nobar Piala Dunia 2026 digelar dengan layar megah di area markas komando. Dua laga seru babak penyisihan—Portugal melawan Kolombia serta Argentina menghadapi Yordania—disaksikan bersama, menciptakan atmosfer kebersamaan yang hangat antara polisi dan masyarakat.
Tak hanya agenda utama, stan-stan pelayanan publik dan edukasi reguler tetap beroperasi dengan kunjungan yang ramai. Stan edukasi komunitas reptil, bakti kesehatan gratis dari Dokkes, pasar murah “Sayur Berkah”, pameran motor antik kepolisian (Retro Police), serta gerai SIM Keliling, SKCK, dan posko konsultasi hukum terus melayani warga sepanjang hari.
Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestanto mengucapkan terima kasih mendalam kepada seluruh elemen masyarakat yang telah menyukseskan Bhayangkara Fest dari awal hingga puncak. “Alhamdulillah, pelaksanaan Bhayangkara Fest dari minggu pertama sampai puncak berlangsung lancar dan meriah. Sesuai arahan Bapak Kapolri, semua ini adalah upaya nyata agar Polri semakin dekat dan dicintai masyarakat,” tuturnya.
Ia menekankan bahwa integrasi pelayanan antarinstitusi dan hiburan rakyat merupakan wajah dari Smart Policing yang modern dan humanis. “Ini adalah representasi nyata komitmen Polri sebagai sahabat dekat yang melayani dan membawa kebahagiaan bagi warga,” imbuh AKBP Wikha.
Rizqi Fathul Hakim kembali menyoroti makna di balik kemeriahan tersebut. “Bhayangkara Fest adalah bukti nyata transformasi Polri yang semakin merakyat. Inovasi seperti paspor keliling dan nobar membuat perayaan Bhayangkara tidak berhenti sebagai seremoni, tetapi benar-benar berdampak langsung pada kesejahteraan warga,” ujarnya.
Ia pun berharap pendekatan humanis yang diusung Polres Bogor dapat memberikan kebermanfaatan kepada masyarakat. “Kami yakin perpaduan pelayanan publik dan hiburan rakyat ini adalah formula jitu untuk merawat kepercayaan masyarakat. Semoga kepemimpinan yang ditunjukkan AKBP Wikha memberi manfaat untuk masyarakat Kabupaten Bogor,” pungkas Rizqi Fathul Hakim.












