JAKARTA — Pengurus Besar Inisiator Perjuangan Ide Rakyat (PB INSPIRA) memberikan apresiasi penunjukan Inspektur Jenderal (Irjen) Pol Arie Ardian Rishadi sebagai Kepala Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kakortas Tipikor) Polri. Penunjukan tersebut dinilai sebagai wujud kepercayaan penuh Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto terhadap sosok perwira tinggi yang berpengalaman di berbagai lini strategis.
Ketua Umum PB INSPIRA, Rizqi Fathul Hakim, menyatakan bahwa langkah penunjukan Irjen Pol Arie Ardian Rishadi merupakan bentuk kepercayaan Kapolri di jabatan yang sangat strategis. Menurutnya, posisi Kakortas Tipikor memegang peranan krusial dalam upaya pemberantasan korupsi dan penegakan hukum secara nasional.
“PB INSPIRA mengapresiasi dan mendukung penuh penunjukan Irjen Pol Arie Ardian Rishadi sebagai Kakortas Tipikor. Ini adalah bentuk kepercayaan Kapolri yang diberikan kepada perwira yang memiliki rekam jejak mumpuni,” ujar Rizqi Fathul Hakim dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (6/10/2026).
Penunjukan Irjen Pol Arie Ardian Rishadi tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2205/X/KEP./2026 tertanggal 2 Oktober 2026. Dalam jabatan barunya, ia akan memimpin langsung satuan khusus yang menangani upaya pencegahan dan penindakan tindak pidana korupsi di lingkungan Polri, menggantikan Irjen Pol Totok Suharyanto yang dimutasi menjadi Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sulawesi Barat.
Rotasi dan mutasi besar yang dilakukan Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto menyasar 88 perwira tinggi (Pati) dan perwira menengah (Pamen), termasuk 19 Kapolda. Perombakan ini turut menyentuh 14 pejabat utama Mabes Polri, mulai dari Kabareskrim, Kabaintelkam, Kadiv Propam hingga Densus 88. Sebanyak 70 personel mendapat promosi atau penugasan baru, sementara 21 personel lainnya mengalami kenaikan pangkat.
Mutasi dilakukan untuk memenuhi kebutuhan organisasi, mendukung pembinaan karier, serta menyegarkan pelaksanaan tugas. Dalam konteks ini, penunjukan Irjen Pol Arie Ardian Rishadi dinilai sebagai langkah tepat untuk memperkuat struktur di lini strategis, khususnya dalam penegakan hukum dan pemberantasan korupsi.
Rizqi Fathul Hakim menambahkan, sosok Irjen Pol Arie Ardian Rishadi dikenal sebagai perwira yang memiliki integritas dan kapasitas mumpuni. Hal ini terlihat dari perjalanan kariernya yang panjang dan beragam, mulai dari level Polres hingga penugasan di kementerian.
“Rekam jejak beliau menunjukkan dedikasi dan profesionalisme yang tinggi. Kami yakin, dengan pengalaman yang dimiliki, Irjen Pol Arie Ardian Rishadi mampu membawa Kortas Tipikor Polri semakin solid dalam memberantas korupsi,” tegas Rizqi.
Irjen Pol Arie Ardian Rishadi merupakan perwira tinggi Polri yang lahir di Karawang, Jawa Barat, pada 1 Februari 1975. Saat ini, ia berusia 51 tahun dan menyandang pangkat Inspektur Jenderal Polisi (Irjen Pol) atau bintang dua. Sebelum dipercaya mengisi posisi Kakortas Tipikor, ia bertugas sebagai Perwira Tinggi (Pati) Bareskrim Polri yang sedang menjalankan penugasan di Kementerian Hukum (Kemenkum).
Lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) 1996 ini telah memegang berbagai jabatan strategis di Polri. Ia pernah menjabat sebagai Kasat Reskrim Polres Metro Tangerang, Kasubdit Ranmor Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Kapolres Donggala pada 2016, Wakapolres Metro Jakarta Pusat, Kapolresta Bandara Soekarno-Hatta pada 2019, serta Kapolres Metro Jakarta Timur.
Pada 2020, Arie Ardian menjabat sebagai Analis Kebijakan Madya Bidang Pidter Bareskrim Polri. Barulah pada 2021, ia mendapat penugasan di Polda Jawa Timur sebagai Dirresnarkoba. Ia juga pernah menjadi Direktur Penegakan Hukum pada Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) Kemenkum pada 2025, kemudian menjadi Staf Ahli Bidang Politik dan Keamanan, dengan pelantikan pada Juli 2026.
Rizqi Fathul Hakim berharap, di bawah kepemimpinan Irjen Pol Arie Ardian Rishadi, Kortas Tipikor Polri dapat semakin profesional dan akuntabel. Menurutnya, pemberantasan korupsi harus menjadi prioritas utama untuk menjaga kepercayaan publik terhadap institusi Polri.
“Kami mendorong Kortas Tipikor di bawah kepemimpinan Irjen Pol Arie Ardian Rishadi untuk bekerja secara transparan dan berkeadilan. Ini adalah momentum penting untuk memperkuat komitmen pemberantasan korupsi di Indonesia,” pungkas Rizqi Fathul Hakim.
Rotasi besar di tubuh Polri ini menjadi bagian dari penyegaran organisasi sekaligus penguatan struktur di berbagai lini strategis. Dengan penunjukan Irjen Pol Arie Ardian Rishadi sebagai Kakortas Tipikor, diharapkan upaya pemberantasan tindak pidana korupsi di lingkungan Polri dan secara nasional dapat berjalan lebih efektif dan tegas.












